"Apakah Anda tahu
bagaimana seekor kerang dapat menghasilkan sebuah mutiara? Seekor kerang yang
hidup dalam keadaan sempurna dan situasi ideal tidak akan menghasilkan sebuah
mutiara secara alami.
Ketika debu atau pasir atau batu karang kecil secara tidak sengaja masuk ke cangkang kerang, kerang tersebut sadar akan adanya benda asing di dalam tubuhnya. Kerang tersebut akan merasakan kesakitan yang disebabkan benda asing yang masuk ke tubuhnya, dan kerang ini akan mengeluarkan “air mata” untuk membungkus benda asing tersebut. Air mata ini secara perlahan-lahan mengeras dan akhirnya akan membentuk lapisan keras yang membungkus seluruh benda asing tersebut. Semakin besar benda asing yang masuk, semakin sakitlah kerang tersebut dan semakin banyaklah air mata yang ia keluarkan, sehingga pada akhirnya semakin besar dan semakin indah mutiara yang akan dihasilkan."
Ketika debu atau pasir atau batu karang kecil secara tidak sengaja masuk ke cangkang kerang, kerang tersebut sadar akan adanya benda asing di dalam tubuhnya. Kerang tersebut akan merasakan kesakitan yang disebabkan benda asing yang masuk ke tubuhnya, dan kerang ini akan mengeluarkan “air mata” untuk membungkus benda asing tersebut. Air mata ini secara perlahan-lahan mengeras dan akhirnya akan membentuk lapisan keras yang membungkus seluruh benda asing tersebut. Semakin besar benda asing yang masuk, semakin sakitlah kerang tersebut dan semakin banyaklah air mata yang ia keluarkan, sehingga pada akhirnya semakin besar dan semakin indah mutiara yang akan dihasilkan."
Cerita
tentang seekor kerang ini telah memberi saya inspirasi untuk tetap bertahan
dalam kesulitan dan rintangan. Peristiwa-peristiwa yang membuat kita paling
menderita dan mengalami banyak kesusahan pada umumnya adalah peristiwa yang
berakhir dengan kemenangan-kemenangan besar. Itu terjadi tidak hanya sekali.
Saya rasa ini seperti hukum universal. Suatu pattern of success (pola sukses).
Disadur dari Buku
Merry Riana: A GIFT FROM A FRIEND, hal.180-182

Tidak ada komentar:
Posting Komentar